Mengatasi Kekhawatiran Vaksin Covid

Mengatasi Kekhawatiran Vaksin Covid

Kendati begitu, hal tersebut masih perlu dipelajari lagi apakah kesembuhan yang dialami benar didapat dari vaksin atau bukan. Salah satu solusi yang disinyalir bisa membantu menghilangkan gejala long covid khususnya di paru-paru, jantung, otak, dan organ lain adalah vaksinasi. Klaim ini datang dari studi oleh North Bristol NHS dan University of Bristol, Inggris. Semoga dengan upaya keras pemerintah dan dukungan semua pihak, Indonesia dapat terbebas dari pandemi COVID-19 dan laju perekonomian juga pulih seperti sedia kala. Presiden juga mengingatkan bahwa meski vaksin telah tersedia di Indonesia, protokol 3M harus tetap dilakukan oleh masyarakat guna mengoptimalkan upaya pencegahan.

“Kemahalan bagi pengusaha UMKM. Akhirnya lebih memilih untuk melakukan protokol kesehatan saja,” ujarnya. Presiden meminta agar pemda, TNI, Polri dan lainnya untuk selalu menyosialisasikan serta mendisiplinkan terkait penerapan protokol kesehatan. Saat ini, semua vaksin coronavirus yang disetujui lebih dari 80 persen efektif dan sangat menjanjikan dalam meminimalkan gejala, keparahan, kematian, serta waktu yang dibutuhkan untuk pemulihan.

Sementara pada stage internasional, saat ini Indonesia sudah mendapatkan komitmen penyediaan vaksin dari China melalui Sinovac, dengan Uni Emirat Arab melalui G24 yang bekerja sama dengan Sinopharm, serta Inggris melalui AstraZeneca. Selain itu, KBRI Bratislava juga berupaya untuk menjajaki peluang kerja sama dengan Slowakia dalam hal diplomasi vaksin. Pertemuan antara pemerintah Indonesia dengan pihak AstraZeneca dari Inggris menghasilkan kesepakatan kerja sama mengenai pengadaan one hundred juta vaksin pada tahun 2021. Indonesia juga telah berupaya meminta kepada pihak dari negara Inggris untuk dapat memastikan terkait keamanan dari vaksin yang disediakan sebagai hasil dari kerja sama bilateral yang dilakukan. Termasuk Indonesia juga sudah memastikan bahwa kesepakatan kerja sama ini sudah dituangkan dalam dokumen resmi berbentuk Letter of Intent.

Selain itu, pengobatan terhadap kuman TBC sudah ditemukan dan terus dikembangkan, terutama terhadap tuberkulosis yang resistan obat standar. Sejarah vaksinasi menunjukkan ada jenis vaksin yang hanya butuh diberikan sekali untuk seumur hidup, ada yang perlu setiap 10 tahun, dan ada juga yang setiap tahun. Viral di media sosial seorang ayah kandung menganiaya anaknya sendiri di Tangerang Selatan. Rizieq menyatakan apa yang dituntutkan JPU atas hukuman 10 bulan penjara, dan denda Rp50 juta subsider three bulan penjara tidaklah sesuai.

“Pemerintah tidak akan menjerumus masyarakatnya, jadi masyarakat Kutai Barat tidak perlu takut karena program vaksin ini pemerintah sudah melaksanakan berbagai tahapan dan program 3T yakni Testing, Tracing dan Treatment,” bebernya lebihl anjut. Mereka kemudian membuat mannequin untuk memperkirakan vaksin menurunkan jumlah virus dari 1,5 hingga 20 kali di antara orang-orang yang tertular dan kemudian terinfeksi. Namun, mereka mengukur jumlah virus pada orang, atau viral load, dan bukan tingkat penularan yang sebenarnya dari satu orang ke orang lain. Dalam penelitian itu, para ilmuwan mengatakan suntikan mereka 67 persen efektif melindungi orang dari penyakit Covid-19, dan hampir 100 persen efektif dalam melindungi mereka dari penyakit parah yang harus dirawat inap.

Lewat cara tersebut maka tubuh bisa belajar mengenali virus penyebab Covid-19, SARS-COV-2, tanpa harus menghadapi risiko infeksi serius. Apabila masih memiliki pertanyaan seputar vaksin COVID-19, Anda bisa berkonsultasi ke dokter. Hindari isu-isu vaksin COVID-19 yang sumbernya tidak jelas dan dapat menggiring opini yang salah di masyarakat. Pemerintah akan terus berupaya untuk mengawasi dan memberikan pembinaan, bimbingan, serta fasilitas guna mendukung pengembangan dan percepatan penyediaan vaksin COVID-19 bagi masyarakat. Kendati demikian, untuk mencapai herd immunity dalam suatu masyarakat, penelitian menyebutkan bahwa minimal 70% penduduk dalam negara tersebut harus sudah divaksin. Belum ada bukti yang menunjukan bahwa vaksin juga bisa mencegah seseorang untuk tidak membawa dan menularkan virus ke orang lain.

Vaksin dapat menangani Covid

Setelah itu saya disuntik vaksin dan menunggu di ruang observasi selama 30 menit sampai saat ini, saya tak merasakan efek samping apapun, Alhamdulillah aman dan halal,” katanya. Jika biasanya ketika disuntik kita dapat merasakan jarum yang masuk ke dalam tubuh kita, namun hal itu tidak saya rasakan sama sekali. Setelah disuntik, saya ke ruang observasi untuk menunggu reaksi dari vaksin yang masuk ke dalam tubuh saya. Setelah disuntik dan menunggu selama 30 menit, saya tidak merasakan gejala apa-apa pada tubuh saya. Malah saya berpuasa pada hari ini dan tidak ada masalah pada fisik saya setelah disuntik vaksin tadi,” kata Eko dengan antusias. Orang pertama yang mendapatkan vaksin yakni Sekretaris Yayasan Semen Padang Eko Bagus Priyuantoro .

Lalu bagaimanakah sebenarnya vaksin COVID-19 itu apa benar bisa efektif memutus penyebaran? Dokter spesialis penyakit dalam Siloam Hospitals Lippo Village, Tangerang, Banten, Dr dr Benyamin Lukito SpPD mengatakan, vaksinasi sebetulnya adalah cara untuk mencegah suatu penyakit menyerang tubuh seseorang. Orang yang divaksinasi memiliki lebih sedikit virus di dalam tubuhnya jika mereka terinfeksi, tetapi itu tidak berarti bahwa mereka tidak dapat menularkan virus kepada orang lain. Seperti yang sering dikatakan para ahli penyakit menular, yang dibutuhkan hanyalah satu virus untuk menyebabkan infeksi. Banyaknya kandidat vaksin yang telah ditetapkan pemerintah bertujuan untuk memastikan kebutuhan vaksin dalam negeri tercukupi. Nantinya, vaksinasi akan diberikan secara bertahap, dalam memprioritaskan kelompok prioritas untuk menerima vaksinasi.

Comments are closed.