Ramai Vaksin Covid

Ramai Vaksin Covid

Semua yang dilakukan oleh pemerintah adalah upaya untuk mencegah penularan corona. Namun langkah-langkah ini akan percuma jika tidak didukung oleh kesadaran masyarakat. Sudah malas pakai masker dan menaati protokol kesehatan lain, masih termakan hoaks dan konten provokatif tentang corona. Akibatnya jumlah pasien covid makin bertambah dan akan berbahaya karena pandemi akan semakin lama durasinya. Di saat pemerintah berjuang menangani pandemi covid-19 dan efek negatifnya dari segi kesehatan dan ekonomi, masyarakat juga diminta untuk membantu penanganan corona. Caranya dengan tidak mempercayai hoaks tentang corona dan penanganannya yang berseliweran di media sosial.

Rencananya, vaksin ini akan digunakan dalam program vaksinasi gotong royong. WowKeren – Majelis Ulama Indonesia akhirnya mengeluarkan fatwa yang memperbolehkan penggunaan vaksin Sinopharm yang mengandung enzim babi di dalam komponen pembuatannya. Keputusan ini diambil karena Indonesia memiliki persediaan vaksin yang cukup terbatas, sementara pandemi terus mengganas. Kedua, teori istihlak, yaitu percampuran antara benda najis dan benda suci yang kadar dan jumlahnya lebih banyak.

Kedua, Kelompok yang belum memutuskan , kelompok ini ingin mencermati terlebih dahulu kegiatan vaksinasi apakan aman dan berkhasiat serta halal untuk digunakan. Kelompok ini adalah mereka yang tidak mau divaksinasi apa pun alasannya, meski sudah aman dan halal sekalipun. Kelompok ketiga ini sudah ada sejak lama dan mendapat tambahan dukungan dari sebagian orang yang kecewa dengan Pilpres yang menolak secara emosional kebijakan apapun yang datang dari pemerintahan Jokowi, baik ataupun buruk. Kelompok ketiga ini saat ini semakin vokal dan keras suaranya dikarenakan adanya media social sehingga dengan leluasa mereka bisa memproduksi dan men-share berita hoax, data menyesatkan tentang vaksinasi ke tengah masyarakat. Hoax yang secara terus menerus dibombardir di media sosial dan media oposisi lama kelamaan dapat dianggap sebuah kebenaran oleh masyarakat yang awam. Inilah tantangan paling rumit yang dihadapi pemerintah untuk mencapai goal vaksinasi sebesar 70%.

Keempat, ada jaminan keamanan penggunanya oleh pemerintah sesuai dengan penjelasan yang disampaikan pada saat rapat komisi fatwa. Alasan terakhir, pemerintah tidak memiliki keleluasan memilih jenis vaksin Covid-19 mengingat keterbatasan vaksin yang tersedia baik di Indonesia maupun tingkat global. AstraZeneca menyebut, vaksin ini tidak menggunakan dan bersentuhan dengan produk turunan babi atau produk hewan lainnya. Ketiga bersentuhan dengan najis mutawasitah sehingga dihukumi mutanajis, tetapi sudah dilakukan penyucian secara syar’i atau ta’hir syar’i,” katanya. Memahami vaksinasi dalam penanganan Pandemi, publik selayaknya bersepakat bahwa tujuan vaksinasi maupun produksinya tidak ditujukan untuk tujuan haram.

Vaksin Sinovac babi

Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Bio Farma Honesti Basyir saat video convention dengan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Kamis, 27 Agustus 2020. Terutama untuk umat Islam, saya ingin menyampaikan sudah ada fatwa halal dan suci dari MUI dalam hal ini disampaikan komisi fatwa MUI. Untuk meyakinkan umat Islam di seluruh dunia, Badan Otoritas Produk Obat dan Kesehatan Inggris juga telah melansir keterangan bahwa semua tahapan pembuatan vaksin itu tidak ada satupun yang menggunakan produk turunan babi. Karena itu diharapkan agar umat Islam di seluruh dunia tidak mencemaskan isu itu. Bagi yang sudah mantap silakan segera ikut program vaksinasi yang sudah dicanangkan oleh pemerintah melalui berbagai media dan lembaga.

Ia menjelaskan, dalam Islam itu ada istilah rukhsah, atau keringanan hukum dalam kondisi tertentu. Saat sesuatu yang sifat tidak boleh, bisa menjadi boleh dalam kondisi tertentu atau darurat. Berkat informasi yang diterima oleh mRNA, sel tubuh penerima kemudian mampu meniru patogen dan membuat protein spike yang berfungsi memicu respons imun.

Dikutip dari situs resmi Bio Farma, Juru Bicara Vaksin Covid-19 PT Bio Farma Bambang Herianto menyebutkan beberapa kandungan yang terdapat di dalam vaksin produksi Sinovac. Nanung mengingatkan, banyak negara seperti Singapura, Chili, Filipina, Turki, dan Brasil yang juga memesan vaksin Sinovac. Jadi, berita yang beredar kalau Indonesia merupakan kelinci percobaan untuk vaksin Sinovac merupakan hoaks. Seorang petugas kesehatan bersiap untuk memberikan vaksin COVID-19 kepada penerima di rumah sakit swasta di New Delhi, India, Sabtu, thirteen Februari 2021. Produksi vaksin mencakup tahapan penumbuhan Vero Cell , penumbuhan virus, inaktifasi virus, pemurnian , formulasi dan pengemasan.

Menyusul kedatangan vaksin, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut mengimbau seluruh masyarakat Indonesia agar tidak ragu menerima vaksin. SERANG, POSKOTA.CO.ID – Pemprov Banten memastikan tetap menggunakan vaksin jenis Astrazeneca setelah dosis vaksin Sinovac habis dipakai. Namun, kata dia, perusahaan yang memproduksi vaksin juga harus menjadi bagian dari sosialisasi tersebut. Namun dengan meningkatnya keraguan vaksin dan informasi yang salah yang menyebar ke seluruh dunia, termasuk di komunitas religius, Rashid mengatakan keterlibatan komunitas “mutlak diperlukan”.

4) menggunakan fasilitas produksi yang suci dan hanya digunakan untuk produk vaksin covid-19. “Keempat, menggunakan fasilitas produksi yang suci, dan hanya digunakan untuk produk vaksin Covid-19,” paparnya. Vaksin juga tidak bersentuhan dengan najis mutawasitah, sehingga dihukumi mutanajis. Tapi vaksin yang ada, kata Gus Yaqut sudah dilakukan penyucian secara syari atau tahir syari.

Comments are closed.